Berita Terkini

Ekonomi Sulsel Ditopang Sektor Pertanian

Kondisi pertanian di Sulawesi Selatan masih membutuhkan perhatian dari seluruh masyarakat, utamanya dari kalangan pengusaha. Selain potensi yang besar, pertanian juga menduduki peringkat teratas.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Sulsel melambung tinggi dari nasional pada 2016 kemarin, yakni naik 7.41%.

Besaran kontribusi Sulsel terhadap perekonomian di Sulawesi mencapai 49.6%, hal ini ditunjang dengan peran dari empat lapangan usaha utama yang berperan penting di perekonomian Sulsel lainnya yakni pertanian, kehutanan dan perikanan 23.29%, diikuti industri pengolahan sebesar 13.92%, perdagangan besar eceran dan reparasi mobil sepeda motor 13.41% serta kontsruksi sebesar 12.53 %. “Peran di sektor pertanian di wilayah

Sulsel cukup besar berdasarkan PDRB menurut lapangan usaha,” jelas Kepala BPS Sulsel, Nursam Salam.
Khusus untuk di sektor pertanian, Nursam mengatakan sub sektor di Tanaman Pangan berkontribusi sebesar 7.80% yakni terkhusus untuk di kelompok komoditi padi dan jagung dengan besaran masing-masing sebesar 7.18 % dan 27.61%. Sementara pada triwulan IV 2016, Nursam tekankan pertanian juga menjadi sebagausumber utama pertumbuhan ekonomi Sulsel.

Produksi padi di tahun 2015 sebelumnya, Nursam bilang hanya tumbuh 0.84 % karena elnino yang mengakibatkan puso. Namun 2016, dikatakan membaik dengan produksi capai 5.9 juta ton atau tumbuh 7.18%.

Selanjutnya, Pengamat Ekonomi, Abd. Mutalib juga mengakui ada ketimpangan antara kontribusi sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi Sulsel dengan total penyaluran kredit di sektor pertanian yang masih kecil. “Seharusnya memang ini harus didorong untuk penyaluran kredit di sektor pertanian,” katanya.
Sementara, Wakil Gubernur Sulawesi Selatyan, Agus Arifin Nu’mang mengungkapkan sejak beberapa tahunlalu pertanian mengalahkan perdagangan 15,6%, industri 13,45%, jasa 11,8% dan pertambangan yang hanya 8,62%.

“Ini menujukkan sumber daya alam di Sulsel sangat melimpah seperti pertanian, perkebunan, perikanan, dan tambang. Makanya tidak ada alasan bagi kita untuk tidak ikut mengembang hal ini. Apalagi posisi Sulsel yang berada ditengah dan menjadi penghubung di Kawasan Timur Indonesia harus menjadi tantangan bagi pengusaha,” katanya.

Related Articles

Back to top button